Bagaimana cara mengatasi plafon bocor?

Masalah yang sering terjadi di banyak rumah saat musim hujan adalah kebocoran atap.

Selain menjadi masalah estetika karena plafon akan berubah kekuningan atau coklat, plafon yang bocor juga akan menyebabkan kelembaban di rumah dan merusak bahan plafon jika tidak segera diselesaikan.

Untuk mencegah hal tersebut, cara terbaik adalah memilih bahan plafon rumah berkualitas yang anti air dan tahan lama, seperti GRC, kalsiboard, PVC (Polyvinyl Chloride), atau gypsum.

Namun, jika Anda terlanjur memilih plafon non waterproof, berikut adalah beberapa cara mengatasi kebocoran atap di rumah yang bisa Anda praktekkan.

Cara Mengatasi Kebocoran dari Luar

1) Roofing Tar

Roofing Tar atau atap tar adalah salah satu produk terbaik untuk menutupi kebocoran atap dari luar.

Roofing Tar terdiri dari jenis tar batubara halus dan aditif minyak bumi lainnya yang menciptakan penghalang untuk mencegah infiltrasi air.

Tar juga tahan terhadap sinar UV, memiliki tekstur lengket dan tebal, serta bisa bertahan hingga bertahun-tahun.

2) Cek Posisi dan Bersihkan Genteng

Musim hujan yang disertai angin biasanya membuat banyak daun, sampah, bahkan ranting pohon terseret angina dan terperangkap di sela-sela genteng.

Kemudian membuat air mengalir melalui ranting dan masuk ke dalam rumah. Cobalah untuk naik ke atap dan bersihkan sampah-sampah yang terjebak di genteng Anda.

Anda juga bisa sekalian memeriksa posisi genteng Anda. Mungkin karena beberapa alasan posisi genteng sedikit bergeser atau turun.

Segera kembalikan posisinya seperti semula dan pastikan genteng tidak mudah bergeser.

3) Memperbaiki Lubang pada Genteng

Jika Anda menemukan beberapa genteng retak, terkikis, atau berlubang, Anda bisa menggantinya dengan genteng baru untuk perbaikan jangka panjang.

Alternatif lainnya, melakukan perbaikan sementara dengan lembaran galvanis.

Anda bisa mendapatkan galvanis di hampir semua toko bangunan.

Pilihlah lembaran galvanis tipis dengan permukaan rata dan potong sesuai dengan ukuran lubang pada genteng atau sedikit lebih besar.

Tempatkan lembaran galvanis di antara genteng dan rangka. Gunakan paku untuk menempelkan galvanis pada rangka kayu agar galvanis tidak mudah bergeser.

4) Penutup Atap Darurat

Persiapkan penutup atap anti air jika Anda tidak bisa menemukan roofing tar atau mengganti genteng dengan yang baru.

Anda bisa memilih gulungan plastik tebal, aluminium foil, atau terpal anti air.

Hampir sama seperti cara sebelumnya, buka beberapa genteng yang rusak dan tempatkan penutup atap di atas rangka kayu, dan pasang kembali genteng.

5) Panggil Tukang

Melakukan perbaikan untuk atap bocor dari luar memang tidak mudah untuk beberapa orang, bahkan bisa berbahaya bagi Anda yang phobia ketinggian dan belum berpengalaman.

Cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan menyerahkan pekerjaan ini kepada seorang profesional atau tukang.

6) Pilih Genteng Berkualitas

Untuk menghindari kebocoran atap, tak hanya bahan plafon rumah yang berkualitas yang harus Anda pilih, tapi juga jenis genteng yang bagus.

Genteng adalah penutup pertama yang melindungi rumah, yang bersentuhan langsung dengan matahari, air, angin, debu, dll.

Jadi, pastikan Anda memilih genteng yang terbaik, seperti genteng tanah liat, genteng keramik, genteng aspal, atau genteng metal.


Cara Mengatasi Plafon Bocor dari Dalam

1) Temukan Sumber Kebocoran

Setelah Anda menemukan sumber kebocoran, segera letakkan ember atau wadah anti air lainnya di bawah kebocoran untuk menangkap air.

Jika air terciprat ke lantai, letakkan kain di bagian bawah ember untuk menyerap percikan, atau coba sematkan tali panjang ke langit-langit dekat kebocoran, sehingga air akan memiliki jalur ke dalam ember.

Anda juga bisa menggeser atau memindahkan furniture, elektronik, dan barang berharga lain di sekitar kebocoran.

Jika Anda melihat plafon menggelembung (biasanya plafon gypsum/kayu/triplek), kemungkinan gelembungan ini berisi air. Jadi, tusuk gelembung untuk melepaskan air ke dalam ember.

2) Cat Waterproof

Cat tahan air adalah produk yang murah dan mudah digunakan untuk mengatasi atau mencegah plafon bocor.

Ketika diterapkan dengan benar, cat waterproof akan menahan air dan kelembaban.

Produk-produk ini biasanya berbasis minyak atau lateks, yang bisa diaplikasikan dengan roller, kuas, sprayer, atau metode lainnya. Untuk hasil maksimal, Anda bisa melapisi cat 2x dan ulang setiap 6 bulan sekali.

3) Menambal Plafon

Setelah titik kebocoran ditemukan, buatlah garis bingkai di sekitar titik dan mulailah mengikis permukaan plafon dengan amplas dan scraper (spatula khusus bangunan).

Bersihkan area yang dikikis dengan kuas bulu lembut dan aplikasikan mortar yang sudah dicampur dengan bahan kimia anti air.

Ratakan tidak hanya pada titik bocor tapi juga 5-10 cm di sekitarnya. Setelah kering, aplikasikan primer dan cat ulang.

Kebocoran atap bisa menjadi keadaan darurat besar terutama saat curah hujan tinggi.

Untuk mencegah ketidaknyamanan di dalam rumah dan kerusakan pada permukaan plafon, Anda bisa menggunakan salah satu dari cara mengatasi plafon bocor di atas.

Author

Write A Comment