File PDF merupakan salah satu file yang paling aman digunakan. Bagaimana tidak, apapun software pembuka PDF yang kamu gunakan, susunan dan juga tampilan lainnya tidak akan berubah.

Berbeda dengan file berformat Word yang rentan berubah. Perubahan itu bisa karena perbedaan versi dari Word maupun memang sengaja di edit oleh orang lain. Akan tetapi jika kalian ingin mencetaknya, kalian tidak akan bisa leluasa mengatur file PDF layaknya file Word. Benarkan demikian?

Asumsi tersebut memang benar, hanya saja kalian masih bisa mencetak dan mengatur dokumen layaknya mencetak file Word. Penasaran seperti apa? Yuk simak ulasannya di bawah ini.

Langkah-langkah Print PDF

Buat kalian yang masih agak kebingungan dengan cara print PDF, kalian bisa mengikuti langkah-langkahnya di bawah ini. Disini kami menggunakan Foxit Reader karena tampilannya yang lebih sederhana dan juga bisa digunakan untuk edit file PDF.  

Adapun langkah-langkah print PDF adalah sebagai berikut.

  • Langkah 1: Pertama buat kalian buka file PDF yang akan diprint.
  • Langkah 2: Jika file PDF sudah terbuka, klik File > Pilih Print.
  • Langkah 3: Kalian pilih printer yang akan digunakan pada kolom Name. Kalau kami menggunakan print Canon IP2770.Kemudian, klik File lalu pilih Print.
  • Langkah 4: Klik Properties yang ada di sebelahnya maka tampilan properties printer akan muncul.
  • Langkah 5: Pada tahap ini kalian bisa menyesuaikan kebutuhan ukuran kertas sesuai dengan kebutuhan kalian. Misal kalian ingin menggunakan ukuran F4 maka caranya pilih Quick Setup > Printer Paper Size > Pilih Custom dan masukkan ukurannya 210 mm X 330 mm > Ok. 
  • Langkah 6: Klik Ok pada Properties Printer tadi.
  • Langkah 7: Selanjutnya pada Print Handling, kalian klik kotak Scale > Klik Fit to printer margins.
  • Langkah 8: Jika semua ukuran dirasa sudah sesuai dengan kertas, kalian klik Ok untuk memulai proses printing dan tunggu hingga selesai.

Dengan menggunakan cara di atas, maka file PDF yang akan kalian print tidak akan terpotong. Kalian bisa mencetak file PDF tanpa terpotong dengan catatan kertas yang kalian gunakan sudah sesuai. Pada langkah-langkah yang sudah disebutkan di atas, kalian bisa mengabaikan sebagian langkah nomor 7.

Kalian bisa mengabaikan Fit to Printer Margins jika kertas yang kalian gunakan lebih besar ukurannya daripada file PDF. Hal ini karena Fit to Printer Margins berguna untuk menyesuaikan ukuran file asli dengan kertas.

Jika kertasnya lebih besar maka secara otomatis, file PDF yang ukurannya kecil akan dipaksa menjadi lebih besar, sehingga memungkinkan hasilnya akan pecah atau blur. Langkah-langkah yang sudah kami sebutkan di atas mungkin nanti akan sedikit berbeda antara satu dengan yang lainnya. Perbedaan tersebut sebenarnya hanya terletak dalam tampilan atau tata letaknya. 

Akan tetapi secara garis besar langkah-langkahnya sama kok. Mau itu pakai Adobe Reader, Nitro Pro atau bahkan dengan browser bawaan. Kalian hanya perlu jeli dalam mencari lokasinya saja. Semoga bermanfaat.

Mengatasi Masalah PDF yang Tidak Bisa Dicetak

Pernahkah kalian mengalami ketika akan mencetak PDF malah printer tidak merespon? Jika kalian mengalami situasi yang demikian, kalian perlu memastikan terlebih dahulu bahwa printer kalian sudah terhubung dengan benar dan memiliki cukup tinta serta kertas untuk menyelesaikan pekerjaan pencetakan. 

Pastikan juga kertas yang kalian gunakan tidak macet di dalam printer yang membuat sebuah dokumen tidak bisa dicetak. Selain itu kalian coba dulu cetak file yang berbeda, misalnya dokumen Word. Jika file Word tersebut dapat dicetak dengan tanpa masalah, maka ada kemungkinan jika masalahnya di berkas PDF kalian. 

Jika demikian, kalian bisa mencoba mencari cara edit file PDF ke Word agar file PDF kalian dapat tercetak. Akan tetapi jika ternyata file Word kalian tidak bisa dicetak, maka ada kemungkinan jika  printer kalian sudah rusak.

Permasalahan lain yang muncul adalah nama printer tidak muncul dalam Name. Hal ini berlaku jika kalian menggunakan Windows 7. Jika kalian menggunakan Windows 10, permasalahan driver printer tidak terdeteksi akan sangat jarang sekali.

Hanya saja jika kalian belum pernah menginstal driver printer, kalian perlu menginstal driver printer kalian terlebih dahulu. Kalian bisa mencarinya di situs situs resmi printer dan pastikan sesuai dengan nama dan nomor seri printer kalian.

Jika cara diatas masih belum memunculkan solusi, ada baiknya kalian mencoba mencetak dengan memanfaatkan printer yang berbeda.

Jika ternyata masih belum bisa juga, kami sarankan untuk membawa perangkat laptop atau PC kalian ke tukang servis profesional, siapa tahu perangkat kalian memang bermasalah dan butuh perbaikan. Semoga bermanfaat!

Avatar
Author

Write A Comment