Keuntungan Investasi Saham

Akhir akhir ini investasi saham sangat banyak digaungkan para influencer bahkan artis dengan menujukan portofolionya. 

Bahkan, Bursa Efek Indonesia memiliki program untuk menarik sebanyak banyak investor agar masuk ke pasar modal.

Tidak sedikit yang masih bingung apa itu pasar saham dan apa itu keuntungan investasi saham, simak dibawah ini ya.

Apa Itu Pasar Saham?

Supaya lebih mudah dipahami saya akan membahas terlebih dahulu apa itu saham.

Saham adalah surat / bukti kepemilikan yang mewakili nilai suatu perusahaan. Agar lebih mudah dipahami bisa juga dikatakan bukti kepemilikan sebagaian nilai suatu perusahaan atau bukti kepemilikan modal suatu perusahaan.

Saham diterbitkan dengan satuan lembar, contoh perusahaan A total lembar saham yang beredar adalah 1 juta lembar, jika Anda memiliki 500 ribu lembar perusahaan A, berarti Anda memiliki 50% perusahaan tersebut.

Anda berhak menahan ataupun menjual kepemilikam saham perusahaaan A di pasar saham.

Pasar saham atau biasa dikenal dengan bursa efek adalah tempat diperjual belikan saham perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.  

Di pasar saham Anda bisa membeli atau menjual saham perusahaan tercatat.

Keuntungan Investasi Saham

Langsung ke pembahasan utama ya, apa saja sih keuntungan investasi saham?  

Menurut penjelasan di situs finansial dan investasi vinansio, secara garis besar keuntungan saham ada 2, yaitu dividen dan capital gain. 

1. Dividen

Dividen adalah bagi hasil atau pembagian laba atas operasional perusahaan. Jika Anda memiliki saham suatu perusahaan maka Anda berhak mendapatkan laba perusahaan.

Biasanya dividen dibagikan setahun sekali dan besaran dividen yang dibagikan tergantung dari jumlah laba yang didapatkan perusahaan dan ada atau tidaknya ekspansi atau operasional yang membutuhkan biaya besar berikutnya.

Contoh, pada tahun 2021 BBRI(Bank BRi) memgikan dividen 98,9 rupiah / lembar saham. 

Jika Anda memiliki saham Bank BRI dan tidak menjual sebelum atau saat cum date dividen, cum date dividen adalah hari pencatatan siapa saja yang berhak menerima dividen. 

Maka Anda akan mendapatkan dividen sebanyak 98,9 rupiah per lembar saham. Jika Anda memiliki 100 lot (10,000 lembar) saham maka total dividen yang akan Anda dapatkan adalah 98,9 x 10.000 = 989.000 rupiah.

Dividen akan dibayarkan oleh perusahaan pada saat payment date yang telah ditentukan dan akan otomatis masuk ke RDN (Rekening Dana Nasabah) Anda.

2. Capital Gain

Capital gain adalah keuntungan atas kenaikan harga suatu saham. 

Harga saham yang fluktuatif disebebkan oleh banyaknya investor dan masing masing investor menilai harga suatu saham berbeda beda. 

Ada yang menilai saham berdasarkan nilai instrinsik perusahaan, ada yang menilai dari kinerja perusahaan, ada juga yang hanya spekulasi, karena itu harga saham sangat fluktuasi. 

Saat harga saham naik dan Anda menjualnya lebih tinggi dari harga beli itu dinamakan capital gain.

Contoh Anda membeli saham BBRI (Bank BRI) sebanyak 100lot (10.000 lembar) saham pada tahun 2018 di harga 2.100 rupiah perlembar saham, berarti uang yang Anda keluarkan untuk membeli saham BBRI adalah 2.100 x 10.000 = 21.000.000 rupiah, belum termasuk fee beli yang ditetapkan sekuritas, biasanya dibawah 0,25%. 

Kemudian Anda menjual semua saham BBRI sebanyak 10.000 lembar pada awal tahun 2021 saat harga di pasar menyentuh 4.830 rupiah per lembar jadi nilai total penjualan sebesar  4.830 x 10.000 = 48.300.000 belum termasuk potongan fee jual. Besaran fee jual tergantung dari sekuritas, biasanya dibawah 0.30%.

Jadi profit atau total keuntungan yang Anda dapatkan adalah sebesar 48.300.000 – 21.000.000 = 27.300.000. keuntungan Anda adalah 27.300.000, lebih dari 100%.

Leave a Reply